| HOME | WRITING | IND-CLIPPING | ENG-CLIPPING | MUSIC |
Wednesday, April 19, 2006,12:26 PM

Ratusan Spesies Indonesia Terancam Punah

Jakarta, Kompas - Indonesia merupakan salah satu titik api kepunahan spesies di dunia. Jumlah terbanyak, yakni 284 spesies, diidentifikasi berada di Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia, menyusul Kalimantan (224), Papua dan Papua Niugini (205), Jawa Barat (131), dan Sulawesi (130).

Temuan itu terungkap dalam edisi online laporan Proceedings of the National Academy of Sciences (www.pnas.org), seperti dikutip Associated Press. Laporan tersebut menyebutkan, dari wilayah yang masih lestari di bagian utara Kanada dan Alaska hingga kepulauan tropis Asia, yang saat ini kehidupan liarnya masih hidup dengan aman, sebetulnya tengah menghadapi ancaman kepunahan yang sangat serius.

Daerah lain yang mengalami ancaman tinggi adalah Maluku (99), bagian utara Kanada dan Alaska (96), Kepulauan Melanesia (96), Nusa Tenggara (86), dan dataran tinggi Hindia Timur (70). Juga di bagian timur Kanada (57), Tasmania dan Selat Bass (49), daerah tundra di Siberia (35), Patagonia (26), serta Kepulauan Andaman dan Nikobar (20). Selebihnya di Lesser Antilles (16), kepulauan di Samudra Hindia (10), Greenland (9), Bahamas (8), dan Polinesia (3).

Beberapa spesies di Indonesia yang mengalami ancaman kepunahan di antaranya orangutan kalimantan, orangutan sumatera, monyet mentawai, harimau sumatera, gajah sumatera, badak jawa, jalak bali, cenderawasih, ramin, merbau, ulin, dan anggrek hitam.

Satwa yang mengalami ancaman besar adalah yang berada dalam wilayah geografis yang relatif kecil atau sebarannya sangat sempit.

Menurut para ilmuwan itu, sedikitnya terdapat 800 spesies yang akan segera punah. Di Indonesia, terdapat 35 spesies yang masuk daftar tersebut, tersebar pada 29 kawasan.

"Jika habitatnya tidak dilindungi dari ancaman manusia, dijamin spesies-spesies tersebut akan segera punah," kata Stuart Butchart dari BirdLife International. (LAM)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home